You’re The One (Part 1)

Author                                  : Yoon MinHyo ^^

Main Cast                            :

  • Oh Sehun (EXO K)
  • Jung Soohe (OC)

Support Cast                      :

  • Kim Heera
  • Luhan (EXO-M)

Genre                                   : Romance,drama,sad (?),AU.

Rate                                       : 13 PG

Length                                  : TwoShoot

Soohe’s Pov

Sehun Oppa berlari menyusuri pantai yang kini sudah terbentang dihadapan kami. Aku tersenyum melihatnya,sepertinyya Ia begitu antusias untuk perjalanan ke pantai kami kali ini.

“Oppa!” Aku memanggilnya dari kejauhan,kini kulihat Ia sedang membentangkan kedua tangannya, Ia tidak menghiraukan panggilanku barusan.

“Oppa!” Panggilku lagi,kali ini dengan suara yang cukup keras, Ia menoleh sebuah senyum kecil terlukis diwajahnya, “Mwo?!”

Kini aku berlari menghampirinya yang sudah berada begitu jauh dariku, “Oppa! Kau terlalu bersemangat!” Ucapku ketika sudah berada di dekatnya.

“aku suka sekali tempat-tempat seperti ini!”

“Waeyo?!”

Sehun Oppa kembali membentangkan kedua tangannya,lalu menarik nafas dalam-dalam, “Ahh, kita kan baru selesai ujian,rasanya tempat ini begitu menenangkan!”

Aku menganggukan kepala tanda mengerti, Kini kulihat Sehun Oppa mengeluarkan sebuah buku sketsa yang cukup besar dari dalam tasnya, dan tak lupa Ia juga mengeluarkan beberapa alat tulis yang biasa Ia gunakan untuk menggambar.

“Mulai lagi!” gumam ku dalam hati, sudah hampir 1 tahun,Sehun Oppa menjadi namjachinguku , aku masih ingat betul hari disaat aku menyatakan perasaanku padanya, Ia tersenyum begitu lembut dan akhirnya kami resmi berpacaran,namun seperti inilah keadaannya , Sehun Oppa terlalu bebas seperti burung yang berterbangan, Yah mungkin itu juga menjadi salah satuu alasan kenapa aku menyukainya, selain wajahnya yang imut dan juga sikapnya yang begitu ramah pada siapapun.

Ia seringkali mengabaikan ku, apabila sudah bertemu dengan buku sketsanya, Sehun Oppa memang gemar sekali menggambar,selain itu Ia juga gemar sekali bermain gitar sambil bernyanyi, Aishh dia memang namja yang sempurna

***

Author’s Pov

“Oppa!” Panggil Soohe,Sedari tadi Ia hanya terdiam sambil memperhatikan Sehun yang sedang asik menggambar pemandangan pantai yang indah.

“Sehun Oppa!!” Panggilnya lagi, sepertinya Ia cukup jengkel dengan sikap Sehun yang terus mengabaikannya, akhirnya Sehun pun mengalihkan pandangannya kepada yeojachingunya itu, “Mwo?”

“Oppa!!Jinjja?kau ini Aishh sejak tadi kau terus mengabaikanku!”

“Yaa Jung Soohe!kau kan tau aku suka sekali pemandangan seperti ini!dan pemandangan indah seperti ini memang haruslah di abadikan, arra?!”

Soohe mendengus kesal,lalu memukul lengan Sehun pelan, “Abadikan?kau bisa menggunakan ponselmu, Oppa!”

Sehun tertawa mendengar ucapan Sohee,Ia pun segera mengalihkan pandangannya lagi ke buku sketsanya, “Yang seperti itu,tidak akan meninggalkan kesan Jung Soohe!” Ucapnya sambil tersenyum, “Karna itulah,Yeojachingkuu yang manis bisa kah kau sebentar saja tidak menggangguku,dan duduk tenang sambil menikmati suasananya!” Lanjutnya lagi kali ini Soohe dapat mendengar Sehun yang sepertinya sedang terkekeh dengan kalimatnya sendiri.

“Yaak!!!Oppa!!kau benar-benar Nappeun namja!!!Pabo!” Soohe bangkit dari tempatnya berdiri,lalu bergegas untuk meninggalkan Sehun, dengan cepat Sehun menahan kepergian Soohe dengan menarik pergelangan tangannya, “Soohe-ah,kau mau kemana?!”

Soohe berdecak kesal,lalu segera melepaskan pergelangan tangannya dari tangan Sehun, “Yakk!lepaskan! dasar Pabo!!aku ingin membeli ice cream!”

Sehun tersenyum jahil,”Kau tega meninggalkanku?!”

“Aishh!Jinjja?! Oppa kau ini, aku akan membelikanmu satu! Kau senang?!” Ucap Soohe lagi, Kini sebuah senyum kecil terlukis diwajahnya, Walaupun Ia tau Sehun seringkali mengabaikannya, namun Ia benar-benar menyukai tingkah Sehun yang terkadang begitu manis

Soohe melangkahkan kedua kakinya meningglakan Sehun yang masih tersenyum melihat kepergiaan yeojachingnya itu.

***

Sehun’s Pov

Kuperhatikan terus sosok Soohe yang perlahan-lahan semakin menjauh. Aku tau betul Ia pasti lelah, setelah melewati ujian kelulusan yang begitu menekan.Karena itulah aku mengajaknya kesini dengan harapan Kami berdua dapat menyegarkan kembali hati dan pikiran kami, namun sepertinya hari ini ada yang aneh dengan sikap Soohe, entah kenapa sejak tadi tingkahnya menjadi rewel sekali,Ia terus berkata bahwa aku terus mengabaikannya, Aishh aku sama sekali tidak merasa aku telah mengabaikannya. Tapi yah memang sikap rewelnya itu cukup menggemaskan,dan membuatku semakin ingin mejahilinya.

Kini aku kembali memusatkan perhatianku pada buku sketsa dihadapan ku, pemandangan pantai ini benar-benar Indah, sudah lama memang aku ingin mengajak Soohe ketempat seperti ini, dan kebetulan sekali minggu lalu Ia mengajaku ku untuk berlibur kesesuatu tempat, dan akhirnya sampailah kami di pantai ini.

Setelah beberapa saat ,kini dapat kulihat sosok Soohe sedang berjalan menghampiriku, Ia membawa sebuah kantong yang sepertinya berisi 2 buah ice cream.

“Oppa!Ini!” Soohe menyodorkan sebuah ice cream rasa vanilla padaku, aku tertawa dalam hati sepertinya Ia sudah hapal dengan semua kebiasaanku,termasuk rasa ice cream favoritku. Aku tersenyum jahil, “Yak!! Kenapa kau membelikanku rasa vanilla?aku kan ingin rasa strawberry!” Ucapku, Kini dapat ku lihat Soohe dengan wajah bingung,Ia lalu mendengus kesal, “Kenapa kau tidak bilang sejak awal,Oppa?!”

“Harusnya kau kan sudah tau!”

“Kau biassanya suka yang rasa vanilla?!”

“Tapi aku kan bosan,aku mau yang ini!” Ucapku sambil sedikit terkekeh,ku raih ice cream strawberry yang ada ditangannya.

“Yakk!!Oppa!!Itu punyaku!” Ucap Soohe, Ia berusaha mengambil kembali ice creamnya yang sudah ada ditanganku,namun tidak berhasil. Akhirnya dengan pasrah Ia kembali duduk disampingku sambil membuka ice cream vanilla ku,lalu memakannya. Wajahnya terus cemberut sepertinya Ia agak kesall dengan kejadian ini, dan aku benar-benar suka dengan wajahnya yang cemberut.

Aku mulai memakan ice cream strawberry milik Soohe,Aishh ice cream ini terasa begitu asam, sejak dulu aku memang tidak begitu suka dengan strawberry. Disela-sela waktu,ku lirik Soohe yang sepertinya masih cemberut disampingku, Aku tertawa kecil sesaat dapat kudengan samar-sama gurauan kesalnya, “Soohe-ah!” Panggilku, namun Ia tidak bergeming.

“Jung Soohe!” Panggilku lagi.

Ia menoleh padaku,”Mwo?!”

“Ice cream ini begitu asam!” Ucapku sambil menunjukan ice cream strawberrynya yang masih ada ditanganku., “Kau mau bertukar?aku tidak kuat!rasanya begitu ngilu!” Ucapku lagi kali ini sambil terkekeh.

Ia menatapku jengkel, “Kau!!Pabo!!Enak saja!rasakan saja dasar!”

Aku kembali tertawa,melihat tingkahnya, “Kau jahat sekali!”

“Yak!!kau yang jahat padaku!” Ucap Soohe lagi,lalu menukar ice cream vanilanya dengan ice cream strawberry yang ada ditanganku, “Oppa,Aishh hanya kau yang bisa membuatku begini!”

“Huaa!!gomawo Soohe-ah kau tau?kau yang terbaik!” Ucapku sambil tersenyum padanya,lalu mulai memakan ice cream vanilla yang kini sudah ada ditanganku.

“dasar Pabo!” Ucapnya lagi, kini dapat kulihat sebuah senyum terlukis diwajahnya yang kecil, sepertinya moodnya sudah membaik sekarang,pikirku dalam hati sambil tersenyum.

***

Author’s Pov

Soohe terus menghentak-hentakan kedua kakinya di pasir, sementara itu Sehun kembali disibukan dengan buku sketsanya, “Oppa!aku bosan!” Soohe mengguncang tubuh Sehun.

“Yaa,Soohe-ah!jangan ganggu aku dulu!”

“Tapi aku bosan,Oppa!sedari tadi kita tidak melakukan apapun!”

“Kan tadi kau sudah makan ice cream!” Ucap Sehun tanpa kehilangan konsentrasinya.

“Yakk!itu sudah satu jam yang lalu!”

“Benarkah?!”

“Tentu saja, aishh kau ini! Oppa kenapa kau suka sekali menggambar?!”

Sehun menghentikan kegiatan menggambarnya itu,lalu menatap Soohe heran, “Mwo? Kenapa kau tiba-tiba bertanya?!”

“Ahniyo!” Soohe menggeleng pelan, “Aku hanya ingin tau!”

“Tidak ada alasan khusus, hanya saja dengan menggambar rasanya aku dapat lebih mengekspressikan perasaanku!” Ucap Sehun santai,Ia lalu kembali memfokuskan diri pada buku sketsanya.

“Begitukah?!” Soohe mengangguk, “Oppa!kenapa kau tidak pernah memintaku untuk menjadi objek lukismu itu?!” Tanya Soohe lagi polos.

“Mwo?!” Sehun menatap Soohe  lagi heran,”Waeyo?apa karena aku sama sekali tidak menarik dimata, Oppa?!”

“Apa yang kau pikirkan,Jung Soohe?!”Sehun tertawa mendengar perkataan Soohe barusan.

“Yak!!aku serius,Oppa!Kenapa kau tidak pernah melukisku?!”

“Aku tidak suka melukis objek hidup seperti manusia!” Ucap Sehun ringan.

“Benarkah?jadi kau sama sekali tidak pernah melukis seseorang?!”

Sehun terdiam tak menjawab,”Yak!!Oppa!” Soohe kembali mengguncang lengan Sehun pelan.

“Ahniyo,aku pernah yah beberapa kali!”

“Siapa orang itu?!” Soohe nampak begitu antusias.

Sehun mengangkat kedua bahunya, “Yah,kau tak perlu tau!”

Soohe terdiam, “Waeyo,Oppa?!”

“Itu tidak penting,Jung Soohe!”

“Arrasso!” Soohe akhirnya mengalah, Kini adda berbagai macam hal berkecamuk didalam pikirannya, entah kenapa pernyataan Sehun barusan membuatnya sedikit,Mmm kecewa.

Kini Soohe terus terdiam,Ia memikirkan semua kemungkinan yang mungkin pernah terjadi, Tiba-tiba saja Ia teringat dengan kejadian beberapa waktu lalu, Saat itu Ia dan Sehun tak sengaja bertemu dengan Luhan, teman baik Sehun sewaktu dulu, dan nyatanya Luhan salah mengira Soohe sebagaii gadis lain, Soohe memejamkan kedua matanya mencoba mengingat-ingat nama yeoja yang disebutkan oleh Luhan waktu itu, Ah iya nama yeoja itu Heera, ya Kim Heera. Soohe menarik nafas dalam-dalam, kini Ia tau pasti Kim Heera itu pastilah pernah berpacaran dengan Sehun, dan pastilah seseorang yang dimaksud Sehun itu pastilah Heera.

Soohe menatap Sehun yang sedang menggambar dengan tatapan sedih,Ia menatap Sehun tanpa mengatakan apa-apa. Sepertinya saat ini Ia baru sadar,selama ini Sehun tidak pernah marah padanya dalam hal apapun, tidak pernah cemburu padanya,bahkan Sehun sama sekali belum pernah menciumnya, Aishh Soohe baru ingat semua kenyataan itu, sudah hampir 1 tahun mereka menjalin hubungan, nyatanya perasaan Sehun bahkan sepertinya tidak sebanding dengan perasaannya pada Sehun.

***

Sehun’s Pov

Apa yang terjadi pada Soohe sebenarnya, sejak tadi Ia terus menatapku dengan tatapan….Hmm menyedihkan. Sedari tadi aku memang tidak secara langsung melihatnya tapi yah begitu terasa, sepertinya moodnya kembali memburuk. Apa aku telah melakukan kesalahan padanya?Aishh aku benar benar nappeun namja.

“Soohe-ya?!” Soohe tersentak kaget mendengar suaraku, Ia segera mengalihkan pandangannya, sepertinya sedari tadi Ia tidak hanya memperhatikanku, ia juga sedang tertegun.

“Jung Soohe!” Panggilku lagi.

“Mwo?!”

“Ahniyo, gwenchena?!”

Ia mengangguk lesu,apa yang terjadi padanya?apa dia sakit, Aishh. Aku kembali menatapnya heran, “Kau sakit?!”

“Ahniyo!” Jawabnya,Ia menyandarkan kepalanya dipundakku, aku tertegun tak mengerti. Saat ini aku memilih untuk diam,dan tak menanyakan apapun.

Setelah beberapa saat,Soohe terus bersandar padaku, dan aku terus melanjutkan kegiatan menggambar pemandangan pantai yang begitu indah ini.

“Sehun Oppa!” Terdengar suara seorang yeoja memanhhil namaku, kontan aku dan Soohe pun segera menoleh kea rah sumber suara itu, dan kini dapat kulihat seorang Yeoja yang begitu ku kenal datang menghampiri kami.

“Sehun Oppa?Kau betul Sehun Oppa kan?!Aigo!!aku tak menyangka dapat berte,mu denganmu disini!” Ucap Yeoja itu, lalu memeluk ku,dengan cepat segera ku lepaskan pelukannya itu, Aish bagaimana pun juga saat ini Soohe sedang memperhatikan kami dengan tatapan yang sama sekali tidak ku mengerti.

“Yakk!lepaskan Heera-ya!” Ucapku seraya melepaskan pelukannya.

Yeoja yang kukenal dengan nama Heera itu menatapku heran, “Yak!!Oppa!beginikah sikapmu?setelah lama tak berjumpa denganku?!” Sepertinya Heera sama sekali tidak menyadari keberadaan Soohe yang saat ini sedang terdiam memperhatikan kami.

***

Soohe’s Pov

“Yakk!!lepaskan Heera-ya!” Ucap Sehun Oppa pada yeoja yang sedang memeluknya itu. Mwo? Oppa memanggilnya siapa tadi? Heera-ya? Apa yang terjadi, kenapa bisa pada waktu yang sama sepertinya Ia sengaja didatangkan oleh Tuhan untuk menyempurnakan segala kegelisahanku.

Aku hanya bisa terdiam menatap mereka berdua, “Yak!!Oppa!beginikah sikapmu?setelah lama tak berjumpa denganku?!” Ucap Yeoja bernama Heera itu, sepertinya Ia tidak menyadari kebaradaanku disini,ya DISINI!!

Sehun Oppa menatapku,lalu tersenyuum kecil, aku hanya bisa terdiam tanpa membalas senyumannya itu, rasanay seperti ada ribuan jarum yang turun menusuk-nusuk dadaku saat ini.

“Heera-ya!jangan seperti ini!” Ucap Sehun Oppa lagi pada yeoja itu.

Yeoja itu berdecak kesal, dan sepertinya saat ini Ia mulai menyadari keberadaanku DISINI! Ia menatapku dengan tatapan yang sama sekali tidak ku mengerti, aku mulai memperhatikannya Yeoja itu sangat sangatlah cantik, matanya yang bulat dan rambut lurusnya yang panjang tergerai indah, dan yang paling penting saat ini Ia hanya mengenakan tank top dan hot pants hitam yang membuatnya tampak sangat.. Hmm seksi, Aishh bagaimana denganku?tiba-tiba saja pikiran seperti itu kini berkecamuk didalam kepalaku, Aku hanya mengenakan celana jins diatas lutut (not hot pants ya) dan sebuah baju yang dibalutkan dengan cardigan putih biasa,rambut panjangku juga hanya ku kuncir asal-asalan, sejenak rasanya aku mulai kehilangan kepercayaan diriku.

“Oppa!Siapa dia?!” Yeoja itu menunjuk ku,dengan tatapan Mmm cukup sinis.

“Ah ya, dia yeojachingu ku!namanya Soohe, Jung Soohe!” Ucap Sehun Oppa, “Soohe, kenalkan ini Heera, dia…. Mmm temanku!” Lanjtnya lagi, Aish Oppa kau betul-betul Pabo, kau pikir aku tidak tau jika dia pernah menjadi yeojachingumu.

“Aku pernah menjadi Yeojachingunya!” Ucap Heera,sebuah senyum kecil terlukis diwajahnya, “Salam kenal!” Ia mengulurkan tangannya  padaku. Aku tersenyum , yah senyum yang sedikit dipaksakan, lalu segera menjabat tangannya, “Salam kenal!”

“Jadi sudah berapa lama kalian menjalin hubungan?!” Tanya Heera tanpa dosa.

Aku sedikit terkejut dengan pertanyaan Heera barusan, Aishh pertanyaan macam apa itu, “Mwo?!”

“Ya sudah berapa lama?!aku hanya ingin tau!”

“Itu tidak penting,Heera-ya!” Sahut Sehun Oppa cepat,sebelum aku mencoba membuka mulut.

“Arra!” Ucap Heera santai, Lalu Ia meraih buku sketsa milik Sehun Oppa yang tergeletak dihadapannya, Apa-apaan sikapnya itu? gerutuku dalam hati.

“Huahh!Oppa!kau masih terus menggambar? aku masih menyimpan semua gambar-gambarmu dikamarku!”

DEG

Rasanya seperti ada sebuah anak panah yang menusuk dadaku, apa-apaan yeoja ini?Ia seolah-olah ingin menjawab semua kegelisahan didalam hatiku.

“Jinjja?! Aigo!!gomawo!” Sehun Oppa tersenyum padanya, Yakk apa-apaan ini lagi-lagi aku hanya bisa terdiam menatap mereka tanpa menunjukan ekspressi apapun.Ya sekarang rasanya semua pertanyaan yang berkecamuk didalam kepalaku sudah terjawab semua, benar saja gadis itu adalah Heera dan sepertinya Sehun Oppa masih menyukainya, Aishhh… dengan cepat aku segara menghapus semua pikiran buruk itu, bisa-bisanya aku meragukan Sehun Oppa, tapi apa yang mesti kulakukan jika kenyataan menjawab lain? Aku mendesah pelan.

“Gambarmu tetap tak berubah Oppa,masih bagus seperti dulu!” Ucap Heera lagi, kini aku hanya bisa memperhatikan mereka yang sedang bersenda gurau, aku bangkit dari tempat dudukku dan memutuskan untuk pergi ke toilet, yah setidaknya aku tidak harus ada disini bersama mereka berdua.

“Sehun Oppa,Heera-ssi! Aku akan pergi ke toilet dulu!” Ucapku, Heera tersenyum kecil, “Sendirian?!” Sehun Oppa menatapku, dasar Pabo tentu saja sendirian pertanyaan macam apa itu, Aish aku hanya mengangguk pelan, “hati-hati!” Katanya lagi, “Ya..nikmati waktu kalian berdua!” Ucapku lagi pada mereka, lalu segera pergi meninggalkan mereka berdua.

***

Heera’s Pov

Yeoja seperti itu?Aish bagaimana mungkin yeoja seperti itu dapat menggantikan posisi ku di hati Sehun Oppa,Aku mendengus kesal. Sebuah penyesalan kecil kini dapat kurasakan , kenapa aku harus pergi ke Amerika 2 tahun lalu?kenapa aku harus memutuskan hubunganku denggan Sehun Oppa? Saat ini Sehun Oppa benar-benar menjadi namja yang sempurna,parasnya yang tampan dan cool, namun sikapnya yang begitu hangat!!Aaaa bisa-bisanya dulu aku melepaskan namja seperti ini,batinku.

“Oppa!apa kau senang bertemu denganku?!” Tanyaku padanya,disela-sela perbincangan kami.

Sehun Oppa tersenyum hangat, “Tentu saja, sudah 2 tahun kita tidak bertemu!”

“Kau menyukaii yeoja itu,Oppa?!”

“Tentu saja!” Jawabnya yakin,”Aish kemana Soohe sebenarnya?kenapa Ia lama sekali!” Sehun Oppa mengalihkan pandangannya kesekelilingnya, Aishh sikap macam apa itu Oppa,sepertinya kau begitu menyukai Yeoja kampungan itu.

Aku memilih bangkit lalu memutuskan untuk menemui yeoja kampungan itu di toilet, “Oppa!biar aku susul Soohe-ssi ke toilet, Arra?!”

“jinjja?! Gomawo Heera-ya!” Ucapnya sambil tersenyum lagi, sepertinya Sehun oppa sama sekali tidak menyadari bahwa aku masih sangat dan sangat menyukainya

Aku melangkahkan kedua kakiku menuju ke sebuah toilet yang dapat aku perkirakan bahwa yeoja kampungan itu pasti masih ada disana, dan benar sekali dugaanku yeoja kampungan itu masih ada disana,”Soohe-ssi!kau masih disini?!” Sapa ku, sepertinya Ia cukup terkejut dengan kehadiranku yang begitu tiba-tiba.

“Heera-ssi?!”

Aku hanya menyunggingkan sebuah senyum,kini dapat kulihat sosok cantik diriku dari sebuah kaca besar yang terpajang didalam kamar mandi itu,”Soohe-ssi!”

Ia menelohe kepadaku, “Nde?!”

“Sepertinya kau tidak begitu mengenal, Sehun Oppa!” Ucapku, kini dapat kulihat raut diwajahnya sudah mulai berubah.

Ia tersenyum kecil, “Apa yang kau maksud,Heera-ssi?!”

“Yahh,kau pasti tau aku sudah mengenal Sehun Oppa, jauh lebih lama darimu!” Ucapku, “Hubungan kami waktu itu juga bisa dikatakan cukup lama!” Lanjutku lagi.

“Lalu?”

“Tapi karena 2 tahun lalu aku harus melanjutkan study ku ke Amerika, dengan terpaksa hubungan kami harus berakhir!kau tau,Soohe-ssi?saat kejadian itu terjadi perasaan kami benar-benar sudah menyatu!” Ucapku,lalu menatap yeoja kampungan itu, kini dapat kulihat ekspressinya benar-benar nampak menyedihkan, sepertinya ucapanku barusan langsung masuk menerobos hati dan pikirannya.

Soohe-ssi menarik nafasnya dalam-dalam, “Aku tau itu,namun saat ini Ia adalah namjachinguku!” Ucapnya.

Aku tertawa renyah, “Namun itu tak akan berlangsung lama, kau tau?dia sangat mencintaiku! Kami tak pernah benar-benar berpisah!” Ucapku percaya diri.

“Itu bukan urusanku,Heera-ssi!kalau begitu aku pergi dulu!” Ucap Yeoja kampungan itu, “kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi!” Lanjutnya,lalu tersenyum kecil padaku, Aish apa-apaan sikapnya itu berusaha untuk tegar?benar-benar memuakan.

***

Soohe’s Pov

“Itu bukan urusanku,Heera-ssi!kalau begitu aku pergi dulu!” Ucapku pada Heera-ssi yang nampak begitu percaya diri, “Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi!” Lanjutku lagi, lalu segera pergi meninggalkanya. Sebentar lagi saja aku berada disana entah hal gila apa yang akan aku lakukan pada yeoja genit itu.

Saat ini rasanya kepalaku terasa ingin meleleh, berkali-kali ku coba meyakinkan diriku untuk tidak mempercayai semua perkataan Yeoja genit itu, namun gagal, sepertinya kenyataan sama sekali tidak berpihak padaku. Aku melangkahkan kedua kakiku menujuu tempat kami tadi, kini dapat kulihat dari kejauhan sosok Sehun oppa yang masih sibuk dengan buku sketsanya itu,rasanya saat ini aku benar-benar ingin menangis, bagaimana mungkin hari yang sangat kunantikan berubah menjadi hari terburuk yang pernah kualami. Aku menghapus air mataku yang akhirnya mengalir dari kelopak mataku, rasanya benar-benar kalut,kepalaku terasa sangat berat,terlalu banyak yang kupikirkan saat ini.

“Sehun Oppa!” Panggilku, Sehun Oppa menoleh lalu tersenyum, “Soohe-ya?!Kau lama sekali!”

Aku tidak membalas senyuman itu, rasanya dadaku terasa sakit sekali, ucapan Heera-ssi kini tiba-tiba kembali terngiang-ngiang ditelingaku, “Mianhe,Oppa!”

“Gwenchenayoo!”

“Oppa?!”

“Nde?!”

“Aku ingin pulang!” Ucapku pelan.

Sehun Oppa menatapku heran, “Mwo?kau ingin pulang?ini masih jam 11?!”

“Aku ingin pulang,Oppa!Sekarang!” Ucapku lagi,rasanya kali ini air mataku sudah tak terbendung lagi. Dengan cepat aku segera membalikan tubuhku,menghindari Sehun Oppa melihat air mataku.

“Apa yang terjadi padamu,Soohe-ah?!” Sehun Oppa kembali menatapku khawatir.

“………..”

~TBC~

Stub…stub..stubbb hup hup hup hup!!! Annyeong!! Gimana?abal ya? Haha maaf ya!! Ini ff pertama aku hoaamm, ini murni imajinasi aku sendiri loh kkkk~ sebenernya author suka banget sama Luhan~ tapi ntah kenapa yang kepikiran jadi main castnya disini malah soulmatenya pacar author si sehun kkk~

Makasih buat yang udah mau baca,^^sekali lagi maaf banyak typo yang bertebaran kkk~

Salam peluk cium >Luhan’s wife,sehun’s ex gf -__-V

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s